Yayasan CORE Indonesia, yang merupakan singkatan dari Corong Reformasi Ekonomi Indonesia, adalah yayasan yang didirikan pada tanggal 23 Juli 2013, berdasarkan akta pendirian No. 16 dari Notaris Darwin Zainuddin, S.H.; oleh beberapa tokoh masyarakat yang memiliki latar belakang dari berbagai bidang, seperti konsultansi, komunikasi, bisnis pertambangan, media, dan sebagainya. Para pendiri Yayasan CORE Indonesia ini memiliki keprihatinan yang sama terhadap perkembangan ekonomi Indonesia, baik secara makro dan mikro, serta terkait dengan perubahan sosial ekonomi masyarakat Indonesia yang belum mampu beranjak ke tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan harapan rakyat Indonesia dan potensi yang dimiliki oleh bangsa ini.
Sejak awal berdirinya yayasan core masih fokus pada kegiatan-kegiatan yang terkait penelitian dan edukasi bagi masyarakat tentang kondisi ekonomi Indonesia. Para pemangku kepentingan yang mendapat manfaat dari kegiatan-kegiatan tersebut tidak terbatas kepada para donor, tetapi juga pemerintah, kalangan media, serta masyarakat luas dari berbagai kalangan.
Kegiatan Yayasan CORE yang saat ini berjalan, lebih banyak dikerjakan untuk mengakomodasi aspirasi yang berkembang di masyarakat, baik di bidang ekonomi, kesehatan maupun lingkungan melalui program dan kegiatan yang melibatkan penelitian-penelitian, seminar-seminar, serta meningkatkan komunikasi, penyebaran informasi dan edukasi terkait hasil penelitian yang dilakukan olah Yayasan. Hal ini juga didukung situasi saat ini ketika donor lebih banyak yang memiliki perhatian dan fokus untuk isu-isu tersebut. Sementara untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya, yang juga menjadi tujuan pendirian Yayasan; dalam beberapa kesempatan lebih banyak dilakukan oleh para pengurus secara individu maupun kelompok tanpa mengatas namakan yayasan, karena nilai dan cakupan yang relatif masih terbatas.
Yayasan CORE Indonesia terlibat dalam berbagai kegiatan di bidang sosial ekonomi yang didukung oleh beberapa donor. Para donor tersebut antara lain, Yayasan Ford, Yayasan Viriya NB, Tara Climate Ltd., Bank Indonesia dan beberapa donor lain. Selain itu, para pendiri juga memberikan dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan, terutama pada masa-masa awal pendirian Yayasan
Pada awal berdirinya pada tahun 2013, Yayasan Corong Reformasi Ekonomi Indonesia memiliki susunan kepengurusan sebagai berikut:
Sekretaris: Hadi Rahman
Bendahara: Dany Subrata
Pengawas: Uus Drajat Kuswara,
Adapun susunan kepengurusan saat ini, diubah berdasarkan Akte Perubahan No. 02 tanggal 24 Januari 2020 adalah sebagai berikut:
Sekretaris:
1. Hadi Rahman
2. Rachmat Basuki
Bendahara: Dra Rochani Widhhiastuti
Pengawas: Uus Drajat Kuswara
Sejak berdiri pada tahun 2013, Yayasan secara aktif telah melakukan penelitian-penelitian ringkas bekerjasama dengan PT Core Nusa Perkasa, konsultan dan think-tank independen di bidang ekonomi. Hasil penelitian tersebut disebarluaskan melalui kegiatan CORE Media Discussion.
Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan antara lain:.
CORE Media Discussion
Acara yang dirancang untuk diseminasi hasil kajian ditujukan untuk awak media yang kemudian disebarluaskan kepada masyarakat melalui media masing-masing. Yang dibahas pada acara ini bukan hanya isu terkini, tetapi juga tentang isu penting di bidang ekonomi.
Seminar tentang isu-isu ekonomi
Kegiatan ini diselenggarakan untuk lingkup pemangku kepentingan yang lebih luas. Media masa tetap dilibatkan dalam acara ini.
.
Pelatihan tentang isu ekonomi
Pelatihan tentang isu ekonomi sampai saat ini dilakukan terkait dengan kegiatan dari donor terkait.