Feature | publikasi

  • promo-image

    Friday, 20 December 2019Defisit APBN 2,2 Persen, Ekonom: Wajar Saat Ekonomi Melambat

    Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah menjelaskan, pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga melebihi dua persen di tengah perlambatan perekonomian global saat ini merupakan kondisi wajar. Sebab, kondisi perlambatan di sejumlah negara

    Feature Detail
  • promo-image

    Friday, 20 December 2019Pemakzulan Donald Trump Berpotensi Persulit Kegiatan Dagang RI

    Kejadian pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan dapat melukai prospek dagang Indonesia dalam jangka panjang.Menurut Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet, pemakzulan Trump akan berdampak pada naiknya ketidakpastian global. Hal ini akan berdampak bagi Indonesia, baik dalam

    Feature Detail
  • promo-image

    Friday, 20 December 2019Porsi SBN rupiah dominan tahun depan untuk mitigasi risiko

    Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun depan masih akan didominasi oleh SBN berdenominasi rupiah ketimbang valuta asing (valas). Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian dan volatilitas pada pasar keuangan secara global yang masih besar di 2020. Direktur

    Feature Detail
  • promo-image

    Friday, 20 December 2019Jadi Daya Tarik, Segini Keuntungan Bunga Bersih Bank RI

    Keuntungan bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang dimiliki oleh perbankan Indonesia disebut menjadi daya tarik bagi investor asing.Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan, pihak asing sangat tergiur dengan perolehan NIM di Indonesia. "NIM jadi salah satu potensi yang

    Feature Detail
  • promo-image

    Friday, 20 December 2019Jaga Pertumbuhan, Stimulus Dipercepat

    Pemerintah akan mempercepat pelaksanaan sejumlah program dan pemberian stimulus ekonomi pada awal tahun 2020. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5%, bahkan mencapai level yang ditetapkan dalam APBN 2020 yaitu 5,3%. Di antara program yang akan

    Feature Detail